Sabtu, 01 Agustus 2009
Remaja bunuh diri karena putus cinta
Menonton berita di Reportase Malam TransTV, disebutkan seorang remaja putri ditemukan saudaranya sudah menggantung diri dengan meninggalkan catatan di buku hariannya. Dia merasa kecewa dan putus asa karena hubungannya dengan teman lelakinya tidak disetujui oleh orang tuanya dan akhirnya si teman lekali tersebut memutuskan hubungan. Ironis dan memprihatinkan. Sudah sedemikian putus asakah dirinya seolah tidak ada lagi harapan untuk hidupnya selain memiliki hubungan dengan teman lelaki yang belum tentu akan menjadi jodohnya kelak?? Atau dia memiliki penilaian bahwa tidak ada lagi orang yang mencintai dirinya melebihi orang tua dan saudara-saudaranya? Kira-kira hal apa gerangan yang membuat seorang anak manusia sedemikian putus asa sehingga keputusan untuk mengakhiri hidup adalah pilihan terbaik? Tidakkah terbayangkan olehnya masa depan di kelak kemudian hari bersama keluarga dan teman-teman, karena bisa jadi dia akan mendapat lebih banyak teman dan pengalaman yang berharga dan masih banyak hal yang belum dia nikmati dalam hidup ini. Semua itu hilang terbang begitu saja karena keputusannya mengakhiri hidup dengan seutas tali. Sungguh sangat disayangkan, jika generasi muda Indonesia mudah berputus asa hanya karena masalah cinta yang tidak disetujui orang tua. Masih banyak hal yang bisa kita raih untuk kebaikan diri sendiri dan orang lain.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar